Wednesday, 16 September 2020

Tempat Wisata Menarik di Tanah Toraja

Tempat Wisata Menarik di Tanah Toraja

Tana Toraja satu kabupaten di Sulawesi Selatan yang populer dengan tujuan rekreasi yang cantik mengagumkan. Tana Toraja diketahui kaya seni,budaya,tradisi istiadat serta pemandangan alam yang memesona keelokannya.Tana Toraja mempunyai banyak beberapa tempat rekreasi memiliki nuansa alam, religi, budaya serta kuliner yang tidak kalah dengan wilayah lain di Indonesia.

Kearifan lokal serta tujuan rekreasi alamnya yang eksotis membuat nama Tana Toraja diketahui sampai ke luar negeri. Pallawa adalah salah tempat rekreasi menarik di Tana Toraja.Pallawa yakni satu rumah tradisi asli Toraja populer dengan nilai riwayat yang tinggi serta pusat budaya Toraja mulai Rambo (Acara Pemakaman), Pajangan Sundul Tedong(Tanduk Kerbau) yang diatur ditulak Sombak (Tiang Penyangga).

Tongkonan Palawa terketak antara beberapa pohon bambu di pucuk bukit 12 KM dari Rantepao. Londa jadi tempat menarik di Tana Toraja yang bisa jadi pilihan rekreasi.Londa ialah kompleks kuburan yang ada pada suatu tebing batu besar serta tempat tidak jauh dari 7 km dari Rantepao. Kompleks penyemayaman Londa dikelilingi pegunungan yang hijau nuansa mistis serta sejuk saat berkunjung ke tempat ini. 

Selama tebing ada gua tempat mayat diletakkan sesuai dengan garis keluarga.Tiap gua didapati deretanbl patung kayu yang disebutkan Tau- tahu.Patung kayu bukan patung biasa,tetapi patung itu patung yang diukir demikian rupa seperti orang yang sudah wafat serta patung itu dibuat dari kayu nangka warna kuning dekati kulit manusia. Kete'Kesu dapat jadi pilihan rekreasi saat bertandang ke Tana Toraja.Kete'Kesu ialah satu desa populer di Tana Toraja yang memiliki jarak 4 km dari Rantepao. 

Pelancong dapat lihat dari jarak dekat kehidupan setiap hari warga Tana Toraja di desa ini. Saat bertandang di desa Kete'Kesu pelancong dimanja panorama area persawahan yang hijau perpadu dengan komplek rumah tradisi ciri khas Tana Toraja yang disebutkan Tongkonan.Komplek Tongkonanyang ada disekitar persawahan jadi tempat asyik untuk pilihan rekreasi serta Tongkonan ini untuk tempat simpan mayat yang sudah dibungkus kain saat akan dikubur. 

Tempat rekreasi lainnya dapat didapati saat bertandang ke Desa Kete'Kesu. Kuburan Kete'Kesu ialah kuburan batu yang ada dibagian atas bukit Kete'Kesu yang ada semenjak beberapa ratus tahun lalu.Kuburan Kete'Kesu jadi tempat simpan peti mayat di gua-gua batu spesifik tanpa ada dikubur dalam tanah.Seringkali peti mayat ini sekaligus juga untuk makam. 

Tebing teratas dikuburan Kete'Kesu ada kuburan batu yang seperti perahu.Kuburan berbentuk petahu itu dijumpsi tengkorak,tulang-tulang manusia yang wafat beberapa puluh sampai beberapa ratus tahun lalu.Bermacam sesajen yang terbagi dalam rokok,minuman Permainan mesin slot dan makanan menghiasi beberapa titik tebing kuburan Kete'Kesu. Bermacam sesajen itu konon jadi kudapan yang disenangi oleh orang yang sudah wafat saat hidupnya. 

Agrowisata Pango-pango jadi tempat rekreasi yang mengasyikan. Agrowisata Pango-pango ialah rekreasi kebun kopi yang ada wilayah perbukitan dengan spot panorama yang cantik.Dari tempat perkebunan kopi ini pelancong bisa lihat keelokan kota Makale serta kota Rantepao di atas bukit. Pelancong disajikan panorama alam yang eksotis disekitar teritori kebun kopi berbentuk taman bunga yang cantik, gazebo serta permainan flying fox. 

Batutumonga ialah lokasi yang asyik nikmati keelokan Tana Toraja dari ketinggian. Batutumonga ialah satu kampung yang ada dilereng Gunung Sesean yang terdapat 1300 mdpl diketahui untuk gunung paling tinggi di Tana Toraja.Batutumonga memiliki jarak 24 km dari Rantepao serta dari Batutumonga pelancong bisa lihat daerah Tana Toraja secara detail.Pelancong dimanja pemandangan alam berbentuk bentangan sawah serta panorama yang menajubkan terasanya seperti negeri di awan. 

Pori Parinding yang ada di lereng Gunung Sesean persisnya Kecamatan Sesean serta Pori Parinding kompleks makam kuno semenjak tahun 1717. Makam Pori Parinding ialah makam keluarga bangsawan Ramba. Batu menhir memiliki ukuran raksasa jadi cirikhas yang diletakkan di muka makam.Batu menhir ini untuk tiang pengikat kerbau, anoa, babi serta sapi yang akan disembelih waktu upacara Rambu Solo. Pohon Tarra untuk tempat makam bayi atau populer dengan nama Passiliran atau Kambira Baby Grave. 

Passiliran tempat makam bayi yang belum tumbuh gigi serta bayi yang belum tumbuh gigi buat warga Tana Toraja masih suci.Pada pohon Tarra ada ijuk datang dari pohon enau yang melekat pada pohon Tarra untuk tutup lubang pada pohon Tarra.Pohon Tarra berdiameter 80 cm berumur beberapa ratus tahun ini dipandang seperti rahim ibunya saat bayi dikuburkan pada pohon ini.Pohon Tarra mempunyai muatan getah memiliki warna putih oleh warga Tana Toraja dipandang seperti alternatif air susu ibu buat bayi yang sudah wafat serta dikuburkan di pohon Tarra.

No comments:

Post a Comment